Minggu, 07 November 2021

jangan menyerah💪

Hai teman- teman.... Aku mau menceritakan sedikit cerita cerpen . Semoga kalian suka ☺ 

Cerpen  yang berjudul :

tentang kehilangan seorang sahabat. 

Ada anak yang bernama nadia, Saat nadia duduk di bangku sekolah, nadia mempunyai teman yang bernama natasya  yang sudah berteman lama dengannya, saat itu nadia dan temannya selalu bersama bermain bersama, belajar kelompok bersama, pokoknya apapun mereka  selalu bersama. 

Suatu ketika ada seorang teman sekelas yang bernama yani. Suatu ketika dia hadir di pertemanan nadia dan natasya. Pertama- pertama masuk di pertemanan mereka dia sih emang baik,setiap kita main yani ikut main, belajar kelompok bareng,fikir Nadia emang yani hanya mau ikut berteman dengan dia dan Natasya. Ternyata hari demi hari ada kejanggalan di pertemanan Nadia dan Natasya. Natasya lama kelamaan menjauh dari Nadia, Nadia berkata dalam hati" Kenapa ya Natasya kok lama- kelamaan menjauh dari aku ya?"tanya Nadia dalam hati. Ternyata pertanyaan Nadia terbayar sudah, ternyata Natasya direbut oleh yani, dengan cara memberi perilaku baik dan perhatian oleh Natasya. Nadia bicara dalam hati"kukira yani itu baik ternyata dia masuk di pertemanan ku hanya untuk merebut sahabatku". Bicara nadia dalam hati. 

Hati Nadia sangat sedih dan kecewa "kenapa Natasya bisa berpaling dan memilih berteman dengan yani" Tanya Nadia dalam hati. Dia berusaha tegar dan kuat supaya orang tidak mengetahui kalau dirinya sedang sedih dan dia ingin menutupi kesedihan dari ibunya " Aku harus menutupi kesedihanku dan berita ini dari ibu supaya ibu tidak sedih dan kepikiran gara- gara berita ini" Ucap Nadia. Sesampainya dirumah Nadia tetap senyum dan gembira di hadapan ibunya walau hatinya sedang sedih. 

Tapi ibunya Nadia ternyata tau kalau Nadia sedang menutupi sesuatu. Setelah Nadia hatinya sedikit tenang ibunya pun menyuruh Nadia untuk duduk disebelah ibunya, ibunya pun berkata "Nadia, kamu sedang menutupi sesuatu dari ibu ya? Jangan bohong sama ibu, ibu tau kalau kamu sedang sedih, coba kamu ceritakan sama ibu apa yang bikin kamu sedih". Tanya ibu. Dengan mata yang berkaca-kaca Nadia menceritakan tentang berita yang dia alami itu. 

"I-ibu....Na-natasya di-direbut sa-sama ya-yani buk...". Jawab Nadia sambil menangis sesenggukan. Hati ibu sedih karena mendengar cerita yang tengah dialami oleh anaknya. " Sekarang gini aja kalau emang Natasya ditakdirkan untuk menjadi temanmu, nanti Natasya akan sama kamu lagi Nadia, jangan sedih lagi, kalau si yani berteman sama Natasya." Ujar ibu supaya Nadia tetep semangat dan ceria lagi. Setiap hari sebelum sekolah ibu terus memberi semangat untuk Nadia supaya tidak sedih ketika melihat Natasya dan Yani. "Nadia harus tetep semangat kalau melihat mereka jangan sedih, inget kata-kata ibu kemarin oke...., Pokoknya jangan pikirin mereka, anggap aja mereka itu tidak pernah kenalan sama kamu okeee" Kata ibu sambil menyemangati Nadia.  " Oke ibu Nadia akan semangat" Jawab Nadia. 

Nadia hampir down karena kejadian itu, tetapi ibunya selalu menyemangati Nadia. Sehingga Nadia bisa bangkit lagi dari kesedihan itu. Dan memulai lembaran yang baru lagi. 




0 komentar:

Posting Komentar

Data Dan Tabel Kecelakaan

  DATA DAN TABEL KECELAKAAN LALU LINTAS           TAHUN 2019 DAN 2020